GUr8TUW5BUW5TUC0TSz5GUY6

Headline:

Ketika Tanah Berbicara dan Langit Mengingatkan

Ketika Tanah Berbicara dan Langit Mengingatkan


Oleh: Ilma Nafiah

Di lereng yang retak dan sungai yang meluap sendu,
bumi berbisik tentang luka yang kita abaikan
pohon yang tumbang, tanah yang dipaksa rapuh,
hingga rumah-rumah terseret tanpa sempat berpamitan.
Namun kita masih saja bertanya,
mengapa bencana datang tanpa jeda?

Di tengah sirene yang meraung dan cuaca yang muram,
rakyat menunggu tangan yang seharusnya sigap menyapa.
Evakuasi tertatih, harapan menipis di balik reruntuhan,
sementara negara seolah terjaga hanya setelah derita datang.
Adakah mitigasi selain doa yang kita langitkan
ketika keterlambatan kembali menjadi berita?

Alam terus menyampaikan pesannya dengan getir,
bahwa kerusakan ini bukan sekadar takdir.
Ia adalah cermin yang memantulkan kelalaian kita sendiri
tata ruang yang diabaikan, hutan yang digadaikan,
dan keseriusan yang tak pernah benar-benar hadir.
Hingga kapan kita menunda berubah,
sementara bumi terus menagih pertanggungjawaban?

30 November 2025

(Terinspirasi dari bencana yang terjadi pada saat ini)
Daftar Isi

0Komentar

Follow Pasang Iklan
Follow Pasang Iklan
D

disclaimer: Bumigurindambersyariah.com memberikan ruang bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan yang khas memenangkan opini Islam serta memihak kepada kaum Muslim.

Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain.

Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan Bumigurindambersyariah.com. Silakan mengirimkan tulisan Anda melalui link ini kirim Tulisan

KLIK

Support Dakwah Bumigurindambersyariah.com

Donasi akan mendanai biaya perpanjangan domain dan aktivitas dakwahnya.

Formulir
Tautan berhasil disalin