Oleh: Ilma Nafiah
Program digelar megah di panggung kuasa,
Janji gizi dijual sebagai narasi biasa,
Anggaran mengalir tanpa jiwa dan rasa,
Rakyat menanti hasil, yang datang justru nestapa.
Makanan dibagi tanpa akar solusi,
Stunting tumbuh dari luka kemiskinan abadi,
Negara sibuk mengejar angka dan prestasi,
Amanah tergadai oleh proyek dan ambisi.
Gizi tak lahir dari bantuan sementara,
Namun dari hidup yang adil dan sejahtera,
Kerja, ilmu, dan jaminan negara,
Menjadi pondasi tumbuhnya generasi berdaya.
Islam menempatkan kuasa sebagai pengurus,
Bukan pedagang janji yang licin dan halus,
Negara hadir menjaga rakyatnya lurus,
Di sanalah hidup bermakna dan nasib terurus
Artikel ini telah ditayangkan di:
https://www.tanahribathmedia.com/2026/01/kenyang-di-janji-lapar-di-negeri.html


0Komentar