Oleh: Ilma Nafiah
Di tanah retak oleh banjir dan duka
anak-anak terdiam kehilangan asa
ayah ibu pergi tanpa kata
negara datang lambat, lalu lupa
Hak mereka tertulis jelas di undang
namun tinggal tinta tanpa penyangga tangan
bencana dipandang angka dan peluang
bukan jerit kecil yang butuh perlindungan.
Islam memandang yatim penuh amanah
bukan beban, bukan angka di meja kuasa
dirawat keluarga, dijamin negara
Baitul Mal menjaga hidup dan masa depan mereka
Pernah Umar menyusuri malam gelap
memanggul gandum demi anak yang lapar
itulah ri‘ayah, nyata dan tetap
bukan janji, tapi tanggung jawab penguasa yang sadar


0Komentar