Oleh: Ilma Nafiah
Banjir turun bersama janji yang kian terlupa
Lumpur menutup sawah, harap ikut terkubur luka
Pemulihan berjalan tertatih penuh jeda
Rakyat bertahan sendiri di tanah yang mereka jaga
Sawah terendam, jalan patah tak lagi bersuara
Hasil panen membusuk sebelum sempat bernilai harga
Status darurat diulang, solusi tetap saja
Yang panen ketidakpastian hanyalah rakyat jelata
Negara berhitung untung di atas derita
Anggaran jadi alasan menunda tanggung jawab nyata
Padahal Islam ajarkan makna raa’in sejati belaka
Mengurus rakyat tanpa menawar, tanpa jeda
Sejarah bersaksi di masa Umar penuh cahaya
Negara berdiri paling depan memikul duka
Aceh pun menunggu kepemimpinan serupa
Bukan janji darurat tapi keadilan yang nyata


0Komentar