Oleh: Nai Ummu Maryam
Anak yang begitu polos memutuskan untuk Mengakhiri hidupnya
Hanya sebuah buku dan pena yang tidak sanggup ia miliki
Ia putus asa karena kemiskinan ekstrem yang melanda
Ia mengalah karena tak mampu sekolah
Alat tulis itu sepuluh ribu harganya, lebih murah dari uang rakyat yang dikorupsi
Mirisnya lagi, belasan triliun melayang hanya demi mendukung barisan Zionis
Harga diri telah tercoreng
Terbunuh rasa ambisius para pelaku genosida
Balada negeri khatulistiwa
Kemiskinan akut di bawah naungan kapitalis
Selalu manut dan tunduk syarat kepentingan Zionis
Mengejar proyek populis agar terkesan manis
Sialnya, jutaan orang menahan depresi karena sistem
Jurang pemisah antara kaya dan miskin begitu nyata
Rakyat telah kehilangan pengurus dan pelindung
Bagai anak ayam yang tak tahu di mana induknya
Sudah, kita tidak pantas untuk mengambil jalan pintas
Tetap bertahan dan berjuang
Dalam barisan dakwah yang terus menyadarkan


0Komentar