GUr8TUW5BUW5TUC0TSz5GUY6

Headline:

Bulan Antara Ampunan dan Harapan

Bulan Antara Ampunan dan Harapan


Oleh: Rianti Budi Anggara

Belum genap dua belas bulan dalam setahun
Masehi dengan Januari Hijriyah dengan Sya’ban
Waktu berlari tanpa menunggu kesiapan
sementara hati sering tertinggal dalam kelalaian

Kini telah ku pijak langkah di akhir Sya’ban
ia tak datang membawa perayaan
Ia hanya mengetuk pelan setiap pintu
pada hati manusia yang lupa cara kembali ke Tuhan

Sya’ban mengajarkanku diam
bukan tanda kelemahan atau kekalahan
namun agar hati belajar mendengar
agar diri mengakui luka dosa yang disembunyikan

Agar topeng ketaatan berani dilepaskan
agar pura-pura baik berhenti dipertahankan
sebab taubat tak lahir dari pengakuan
melainkan dari kejujuran dan penyesalan

Di saat umat sibuk menghitung kekayaan
namun lupa menghitung dosa dan kesalahan
sibuk menyiapkan meja dan hidangan
namun lalai menyiapkan jiwa dan keimanan

Masjid dipoles untuk menyambut keramaian
namun hati dibiarkan penuh kelalaian
Al-Qur’an disiapkan di rak-rak simpanan
namun belum tentu hidup dalam tindakan

Kita menyebut Ramadhan sebagai bulan kemenangan
namun iman masih rapuh dalam ujian
kita menanti ampunan turun dari Tuhan
sementara maksiat belum sungguh ditinggalkan

Sya’ban menjadi saksi perjalanan
bahwa banyak dari kami belum siap menyambut Ramadan
bukan karena Ramadhan terlalu mulia
tetapi karena kami terlalu jauh dari taat dan takwa

Di sisa malam yang menggantungkan harapan,
aku belajar menundukkan diri dan keangkuhan
belajar pulang sebelum masa nya datang
belajar berubah sebelum amal ditimbang

Ya Allah
jika Ramadan adalah bulan kemenangan
maka jadikan Sya’ban sebagai medan kejujuran
tempat kami mengaku tanpa pembelaan
kami belum siap, namun ingin disiapkan

Sebab banyak lisan menyerukan perubahan
namun langkah enggan meninggalkan kebiasaan
iman sering goyah oleh pembenaran
dan dosa yang terus diberi ruang atas nama keadaan

Maka terimalah Sya’ban ini sebagai permohonan
bukan dengan bangga melainkan penuh kerendahan
agar Ramadan tak sekadar perayaan
tetapi benar-benar menjadi jalan keselamatan

Menuju bulan sya'wal-Mu
Agar takbir bukan sekadar gema kemenangan,
melainkan kesaksian atas iman yang diperjuangkan,
dan Syawal menjadi awal keteguhan
bukan akhir dari ketaatan yang pernah dilatih dengan susah payah
Daftar Isi

0Komentar

Follow Pasang Iklan
Follow Pasang Iklan
D

disclaimer: Bumigurindambersyariah.com memberikan ruang bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan yang khas memenangkan opini Islam serta memihak kepada kaum Muslim.

Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain.

Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan Bumigurindambersyariah.com. Silakan mengirimkan tulisan Anda melalui link ini kirim Tulisan

KLIK

Support Dakwah Bumigurindambersyariah.com

Donasi akan mendanai biaya perpanjangan domain dan aktivitas dakwahnya.

Formulir
Tautan berhasil disalin