Oleh: Ilma Nafiah
Ketika cuan dijadikan arah semata
Halal dan tayyib tersingkir dari makna
Yang legal dipuja meski bawa celaka
Tren dijual, generasi jadi taruhannya
Asap dipoles jadi gaya bernama modern
Pasar bersorak, nurani dipaksa diam perlahan
Selama pajak mengalir dan laba bertahan
Mudarat dianggap harga yang wajar ditelan
Islam bersuara: usaha bukan sekadar angka
Akal dan jiwa tak boleh jadi korban laba
Khamr dan riba ditutup tanpa tawar-menawar kata
Negara menjaga, bukan bernegosiasi dengan bahaya
Saat ekonomi tunduk pada hukum Ilahi nyata
Pasar diarahkan, bukan dibiarkan liar semata
Usaha tumbuh tanpa merusak manusia
Karena hidup dilayani, bukan dikorbankan demi cuan belaka


0Komentar