Oleh: Ilma Nafiah
Hujan jatuh di bumi terluka
duka menyapa desa dan kota
tanah runtuh bukan semata cuaca
tapi ulah tangan penuh kuasa
Bukit digali tanpa rasa
hutan tumbang demi devisa
akar tercerabut dari tanahnya
air pun marah mencari muara
Sungai dipersempit oleh beton
dirantai izin dan kepentingan
saat hujan datang tak terbendung
rakyat kecil jadi korban pertama
Tangis tenggelam dalam arus
nyawa hanyut tanpa pengumuman
bencana dicatat sebagai rutinitas
luka diwariskan dari kebijakan
Modal memimpin arah negara
laba jadi kompas penguasa
alam dijual atas nama pembangunan
rakyat dibayar dengan penderitaan
Islam datang membawa cahaya
bumi amanah dari Yang Maha Kuasa
manusia khalifah penjaga semesta
bukan perusak penuh angkara
Larangan rusak jadi pijakan
keadilan alam jadi pegangan
pembangunan diukur maslahatnya
nyawa lebih mulia dari keuntungan
Saat hukum Allah ditegakkan
alam tenang hidup dimuliakan
harapan tak lagi hanyut
rahmat turun bagi seluruh kehidupan
Rakyat bangkit menjaga bumi
menolak rakus menolak dusta
suara kecil menjadi janji
bahwa amanah harus dijaga


0Komentar