GUr8TUW5BUW5TUC0TSz5GUY6

Headline:

Sampah Menggunung Tinggi, Tuntas dengan Islam Hakiki

Sampah Menggunung Tinggi, Tuntas dengan Islam Hakiki

Oleh: Nur Aini Putri Tanjung
(Ummu Wa Robbatul Bait)

TPA alias Tempat Pembuangan Akhir Sampah akhir-akhir ini mencuat ke permukaan. TPA Terjun di Medan Marelan, kondisi terkini sangat memprihatikan. Tumpukan sampah menggunung hingga ketinggian 30 - 55 meter melebihi kapasitas ideal. Seperti penuturan Wakil Wali Kota Medan, Bapak Zakiyuddin Harahap, beliau mengaku miris melihat kondisi TPA Terjun di Kec. Medan Marelan juga menyebutkan tinggi tumpukan sampah di sana sudah mencapai 30 meter. 

Melalui Kementrian Lingkungan Hidup, Pemerintah Kota Medan menerima bantuan langsung dari Pemerintah Pusat. Sampah yang kian hari bertambah bahkan disebutkan oleh Wawalkot Medan mencapai 1.600 ton sampah per hari akan diolah menjadi energi listrik. (detiksumut.com, 07-02-2026)

Upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah ini patut kita acungi jempol namun kembali lagi permasalahan ini apakah akan langsung tuntas terselesaikan hanya dengan pengelolahan sampah saja?

Lingkungan Bersih Harapan Semua Manusia

Hidup di lingkungan bersih tentu menjadi impian siapa saja, tetapi menciptakan lingkungan yang bersih itu bukanlah hal yang mudah. Sebab segelintir orang seringkali lupa atau hilang kepeduliannya terhadap kondisi lingkungannya. Tumpakan sampah yang menggunung, polusi tanah dan udara pun tidak terelakkan lagi. Sampah menjadi salah satu masalah yang tak kunjung terselesaikan.

Kondisi TPA yang mengkhawatirkan ini tentu tidak diharapkan oleh masyarakat. Selain bau tak sedap tercium hidung, tumpukan tak indah dipandang mata, juga rentan menjadi sarang penyakit yang berbahaya. Lingkungan hidup bersih dan sehat pun jauh dari angan.

Pandangan Hidup Sekuler Akar Masalah Sampah
 
Jika kita telusuri asal muasal dari masalah sampah ini, bukan pada penyediaan tempat pembuangan dan pengelolaan sampah semata, namun perkara yang ada erat kaitannya dengan pandangan hidup atau ideologi negara. Kok bisa? sampah merupakan produk yang dihasilkan oleh gaya hidup kapitalisme hari ini. 

Gaya hidup konsumtif yang ingin serba instan sudah merebak ke banyak kalangan masyarakat. Mulai dari kalangan bawah hingga menengah ke atas. Ini berdampak pada peningkatan jumlah sampah dari produk - produk yang dihasilkan atau yang dikonsumsi masyarakat.

Ideologi Kapitalisme yang beride sekuler (red, agama tidak boleh mengatur kehidupan) melahirkan sikap individualisme, sifat egoisme yang tinggi sehingga sulit menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan atau bersih diri dan lingkungan. Masalah sampah ini pun tidak tepat juga jika hanya diserahkan ke individu masyarakat saja tetapi perlu peran negara. Negara harus serius dalam menangani masalah ini mulai dari pengaturan tata letak ruang, manajemen industri yang ramah lingkungan sampai pendidikan atas masyarakat dalam gaya hidup terutama pengelolahan sampah.

Islam solusi Menghempaskan Sampah

Islam bukan sekadar agama saja tetapi sebuah sistem kehidupan. Islam memiliki aturan paripurna dam cemerlang dalam menyelesaikan permasalahan hidup. Termasuk dalam penanganan sampah ini, Islam punya solusinya.

Didalam Islam, menyelesaikan perkara ini ada tiga pihak yang terlibat. Pihak pertama adalah individu yang bertakwa. Ia memahami perintah Allah untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kebersihan juga salah satu yang disukai Allah.

Sebagaimana perkataan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi,

 "Sesungguhnya Allah Subhanahu Wata'ala itu suci yang menyukai sesuatu yang suci, Dia Yang Maha Bersih menyukai kebersihan, Dia Yang Maha Mulia menyukai kemuliaan, Dia Yang Maha Indah menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu." 

Individu yang patuh pada aturan negara dalam pengelolahan sampah dan limbah. 

Pihak kedua adalah masyarat. Kontrol masyarakat untuk membantu mensosialisasikan kebijakan dan pengawasan dalam pengelolahan sampah. Masyarakat juga bisa melakukan riset atau penelitian untuk menemukan teknologi mengelolah sampah yang praktis dan efektif. 

Pihak ketiga adalah negara. Negara menjalankan tugasnya sebagai penanggung jawab dalam mengelolah sampah. Negara menetapkan kebijakan mulai pengaturan industri yang menghasilkan produk ramah lingkungan serta meminimalisir penggunaan kemasan berbahan plastik atau bahan yang sulit diurai. Negara menetapkan biaya pengolahan pada produsen sebagai bentuk tanggung jawabnya atas dampak lingkungan dari barang yang dihasilkan. Negara juga mendukung para ahli dengan mendanai penelitian atau riset teknologi pengelolahan sampah yang efisien.

Islam telah berhasil menuntaskan soal sampah, sejarah telah membuktikan itu. Pengelolahan sampah ini pernah ada pada zaman Kekhilafahan Islam. Terjadi pada abad 9-10 M oleh Qusta ibn Luqa, Ibn al Jazzar, ar Razi dan al Masihi. Mereka membangun manajemen pengelolahan sampah perkotaan. Sehingga menghasilkan kota yang bersih, tidak kumuh. 

Tidakkah kita merindukan masa kesejahteraan seperti dulu? Sungguh jika Islam terterapkan dengan sempurna, kesempitan hidup tidak akan terasa. Keberkahan Allah akan menaungi kehidupan. 

Sebagaiman firman Allah dalam Qur'an Surah Al 'Araf ayat 96:

"Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan untuk mereka berbagai keberkahan dari langit dan bumi..."

Sudah saatnya kita kembali kepada Islam, aturan sempurna dari sang Pencipta Alam Semesta bukan yang lain.
Daftar Isi

0Komentar

Follow Pasang Iklan
Follow Pasang Iklan
D

disclaimer: Bumigurindambersyariah.com memberikan ruang bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan yang khas memenangkan opini Islam serta memihak kepada kaum Muslim.

Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain.

Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan Bumigurindambersyariah.com. Silakan mengirimkan tulisan Anda melalui link ini kirim Tulisan

KLIK

Support Dakwah Bumigurindambersyariah.com

Donasi akan mendanai biaya perpanjangan domain dan aktivitas dakwahnya.

Formulir
Tautan berhasil disalin