Jurnalis senior, Joko Prasetyo mempertanyakan. Jika mencintai Nabi, mengapa masih ada yang menolak syariah.
"Jika benar mencintai Nabi saw. mengapa masih ada yang menolak syariah yang beliau bawa?" Tanyanya sebagaimana rilis yang diterima oleh Bumi Gurindam Bersyariah pada Senin (24-08-2026).
Menurutnya, cinta kepada Nabi saw. itu, bukan sebatas kata atau rasa rindu. Namun harus dibuktikan dengan ketaatan.
"Bukan mengambil sebagian lalu meninggalkan sebagian lainnya. Syariah adalah satu kesatuan yang harus diterapkan secara kaffah," ujarnya.
Karena itu, sambungnya kembali, mencintai Nabi saw. berarti mencintai syariah dan berusaha menerapkannya secara utuh. "Termasuk di dalamnya Khilafah sebagai institusi yang menerapkan serta menjaga syariah secara kaffah," terangnya.
Terakhir, ia berpesan jangan sampai Maulid Nabi ini hanya menjadi ritual tahunan dalam mengungkapkan cinta kepada Nabi saw., namun aturan yang dibawanya di tolak.
"Jangan sampai Maulid hanya menjadi momentum untuk mengungkapkan cinta kepada Nabi saw. sementara hukum dan aturan yang beliau bawa justru ditolak dalam kehidupan," pungkasnya.[] Nur Salamah


0Komentar