Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam sudah kembali mengeluarkan surat edaran bahwa indeks udara sudah kembali sehat (19-10-2026), artinya seluruh sekolah di Batam sudah memberlakukan belajar tatap muka. Namun, di kota terdampak seperti Kalimantan persoalan kabut asap belum tuntas.
Untuk menyelesaikan kabut asap tidak cukup dengan menyiram sumber api.
Tapi yang harus dituntaskan terlebih dahulu adalah pemikiran manusia yang rakus dan tamak. Serta kita harus paham bahwa lahan itu di bakar atas nama program sejuta kelapa sawit. Bukan terbakar.
Maka untuk meraih semua ini butuh menyadarkan diri sendiri, menyadarkan umat dari sistem kapitalis untuk kembali pada Aturan Allah yang Maha tinggi.
Untuk memperbaiki keadaan saat ini, dibutuhkan keesadaran akan penerapan Islam di dalam kehidupan dan sistem bernegara.
Kesadaran yang menghujam di jantung dan hati, untuk terus memiliki cita-cita yang tinggi, melampaui batas ruang dan waktu demi peradaban Islam yang pasti terjadi, dan itu telah dijanjikan Nabi sebagai kabar bahagia bagi orang berserah diri.
Oleh karena hanya kepada Allah kita bertawakal dan berlindung dari segala kezaliman dan makar orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah sebaik-baik nya pembuat makar. Wallahu 'alam bisshowab.
Sunaini
Kota Batam


0Komentar