GUr8TUW5BUW5TUC0TSz5GUY6

Headline:

Kabut Asap Merenggut Nyawa

Kabut Asap Merenggut Nyawa
‎
‎Sudah hampir tiga minggu sejak November hingga 13 Oktober 2026, kabut asap akibat Karhutla tidak kunjung reda. Kondisi ini sangat menggangu aktivitas masyarakat ketika di luar rumah. 
‎
‎Polusi udara ini menyebabkan oksigen yang dihirup oleh manusia, hewan bahkan tumbuhan menjadi terganggu. Alias tidak sehat. Akibatnya fatal menyerang kesehatan, bahkan kematian. Seperti seorang pengemudi ojol di Sumatera Selatan dan Guru di Kalimantan Selatan tiba-tiba sesak dan meninggal dunia (kompas.com 03-10-2026).
‎
‎Kematian memang wilayah Allah Ta'ala yang Maha Menentukan, akan tetapi ada campur tangan manusia di dalamnya. Bahwa pengawasan, perencanaan, dan pengelolaan berada dalam kekuasaan pemerintah. Pemerintah memiliki tanggung jawab sebagai ra'in (menjaga dan melindungi) hak-hak rakyatnya. Hal ini dapat dilakukan dengan kesungguhan mengupayakan kecanggihan teknologi dan menerima pendapat dari ahli. Sehingga ada kepastian bagi rakyat terhadap kebutuhan mendasarnya yaitu pelayanan kesehatan yang optimal dari seorang pemimpin yang amanah. Wallahu 'alam bisshowab. 
‎
‎Sunaini
‎Kota Batam
Daftar Isi

0Komentar

Follow Pasang Iklan
Follow Pasang Iklan
D

disclaimer: Bumigurindambersyariah.com memberikan ruang bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan yang khas memenangkan opini Islam serta memihak kepada kaum Muslim.

Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain.

Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan Bumigurindambersyariah.com. Silakan mengirimkan tulisan Anda melalui link ini kirim Tulisan

❤ KLIK

Support Dakwah Bumigurindambersyariah.com

Donasi akan mendanai biaya perpanjangan domain dan aktivitas dakwahnya.

Formulir
Tautan berhasil disalin