Oleh: Sunaini
(Aktivis Muslimah Batam)
Setiap orang mampu menyadari imannya sedang naik atau turun tatkala dalam proses belajar Islam. Beda halnya dengan orang yang tidak pernah mau belajar Islam, ia mungkin merasa tidak ada masalah dengan imannya.
Iman adalah keyakinan akan adanya Allah Yang Maha Menguasai langit dan bumi beserta isinya. Allah Yang Maha Mengatur kehidupan ini dengan aturan yang disampaikan melalui utusan-Nya. Juga keyakinan bahwa segala perbuatan manusia wajib mengikuti segala perintah-Nya dan meninggalkan segala sesuatu yang dilarang-Nya.
Semakin baik seseorang dalam memahami ayat-ayat Allah maka, akan didapatkan banyak hal yang harus diperbaiki dalam kehidupannya. Tentang ibadahnya yang belum khusuk, tentang sabarnya yang masih setipis tisu, tentang auratnya yang belum tertutup sempurna.
Begitupun dengan ayat-ayat larangan Allah yang masih dilanggar. Tentang akad yang batil, tentang rumah, kendaraan yang masih mengambil riba dan banyak perbuatan-perbuatan lainnya.
Kesadaran naik turunnya iman tidak diragukan lagi muncul sebab belajar dan memahami. Namun, perlu disadari pula setan akan terus menggoda iman manusia dengan beragam kegiatan yang melalaikan. Misalnya, nyanyian yang melalaikan, jalan-jalan yang tidak jelas manfaatnya. Bahkan ngerumpi dan menggibah. Kesemuanya dapat menggoda seseorang untuk kembali meninggalkan aturan Allah Ta'ala.
Saat menyadari imanmu lemah, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah tinggalkan teman-teman yang membawa pengaruh buruk. Carilah sahabat yang mampu memotivasi mu, menguatkanmu, dan menjaga imanmu agar tetap kuat dan kokoh.
Sebagaimana dalam sebuah pepatah Islam, temanmu adalah cerminan dirimu. Maka berpandai-pandai lah dalam menentukan dan memilih teman. Sehingga tidak ada lagi keraguan dalam menentukan arah dan tujuan hidup dan masa depan akhirat mu.


0Komentar