GUr8TUW5BUW5TUC0TSz5GUY6

Headline:

Mengapa Kita Harus Membela Masjidil Aqsha?

Mengapa Kita Harus Membela Masjidil Aqsha?

Oleh: Naila Ahmad Farah Adiba 
(Tim Redaksi Bumi Gurindam Bersyariah) 

Sejauh apa 7 Oktober mengubah hidup kita? Kalau aku pribadi, tanggal 7 Oktober sangat mengubah banyak hal dalam hidupku. Tapi sudahkah kita benar-benar memahami alasan mengapa kita harus membela Masjidil Aqsha?

Dalam kelas yang diadakan oleh High Value Muslimah dengan tema Peran dan Dampak Muslimah dalam Pembelaan Baitul Maqdis, Pemateri pada sesi 1 ini yakni Teh Qoonita, menjelaskan bahwa membela Palestina juga di dalamnya Masjidil Aqsha bukan hanya sekadar dilandasi rasa kemanusiaan. 

Mengapa demikian? Sebab Masjidil Aqsha adalah bagian dari akidah kita. Maka seharusnya bagi kita sebagai seorang muslimah, membela Masjidil Aqsha bukan lagi sekadar berasaskan rasa kemanusiaan tapi juga berasaskan pada akidah. Setidaknya, ada 7 alasan mengapa kita harus membela Masjidil Aqsha. 

Pertama, masjid yang Allah berkahi. Sebagaimana yang telah Allah firmankan dalam surah Al-Isra' ayat 1 bahwasanya Masjidil Aqsha itu diberkahi sekelilingnya. Kalau kita benar-benar mencintai Allah dan Rasul-Nya, seharusnya kita tahu bahwa perjalanan isra' mi'raj memiliki pesan yang sangat luar biasa. Sebab, apapun yang diabadikan dalam Al-Qur'an itu sangat penting. 

Contohnya, mengapa Allah memperjalankan Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha? Ini menjadi pesan yang menegaskan bahwa antara Masjidil Haram dengan Masjidil Aqsha sama kemuliaannya. Kita terkadang lupa bahwa Masjidil Aqsha harus kita bela. Sebab Masjidil Aqsha bukan hanya masjidnya rakyat Palestina, tapi tugas kita umat muslim sedunia. Maka sudah seharusnya tugas kita adalah menjaga dan membela Masjidil Aqsha. 

Masjidil Aqsha merupakan pusat keberkahan. Dan keberkahan ini bukan hanya dari segi geografis–tapi juga untuk siapa saja yang hatinya senantiasa terpaut kepada Masjidil Aqsha. Dalam membela Masjidil Aqsha juga kita harus senantiasa menjaga hati kita agar jangan sekali-kali berprasangka buruk kepada Allah. 

Kalau Allah saja bisa memperjalankan Rasulullah dalam semalam–maka hal yang mudah bagi Allah untuk membebaskan Masjidil Aqsha. Kita memang nggak akan pernah tahu kapan Al-Aqsha akan merdeka, kita hanya perlu yakin bahwa ia akan merdeka pada waktu yang telah ditentukan oleh-Nya. 

Kedua, berkah apapun perjuangan yang mengiringinya. Dalam kehidupan kita akan senantiasa dihadapkan pada banyak permasalahan yang seolah-olah tidak pernah selesai. Bisa jadi dengan kita membantu Masjidil Aqsha, Allah turunkan pertolongan karena keberkahan tadi. Kita juga harus punya visi terhadap Baitul Maqdis untuk anak dan keluarga yang kelak akan kita bina bersama. 

Ketiga, Malaikat membentangkan sayapnya di Syam. Ini merupakan sebuah bentuk bahwa Allah sangat memberkahi dan memuliakan negeri Syam. Selain itu, yang keempat adalah Masjidil Aqsha juga merupakan kiblat pertama kita yang tentu saja kedudukan dan kemuliaannya sangat luar biasa. 

Kelima, merupakan 1 dari 3 masjid suci umat Islam. Keenam, Rasulullah juga memerintahkan kita untuk berinfaq untuk Masjidil Aqsha. Kalau kita nggak bisa datang ke sana, itu bukan berarti menggugurkan kewajiban kita untuk membelanya. Kita bisa melakukannya dengan lain cara. Kirimin dengan apa yang kita mampu dan bisa. Mungkin kita cuma bisa bantu sedikit, tapi gapapa. Allah akan membalasnya dengan sempurna. 

Lalu yang ketujuh adalah, perjuangan, ketaatan, dan dakwah ribuan tahun. Palestina itu juga disebut sebagai tanah para Nabi sebab banyak Nabi yang diturunkan di sana. Dengan segala keberkahan yang melingkupinya, pelaksanaan ritual talmud itu sangat keji dan menistakan. 

Kalau kini, kita sudah Allah berikan kesempatan untuk memahami tentang Masjidil Aqsha, berjuang untuk membelanya, jangan sekali-kali berbalik ke belakang. Karena nanti kita akan menjadi orang yang merugi. Kita akan kehilangan banyak keberkahan, pertolongan, dan juga pahala jariyah. Jangan membelanya musim-musiman. Teruslah bersuara, bergerak, dan berjuang. 

Al-Aqsha adalah ujian kita. Apakah kita akan menjadi orang yang beriman atau berbalik ke belakang. Terakhir, banyak-banyaklah minta pertolongan sama Allah untuk meneguhkan dan menyucikan jiwa serta hati kita dalam perjuangan pembebasan Masjidil Aqsha ini. 

Wallahu a'lam bish showwab.
Daftar Isi

0Komentar

Follow Pasang Iklan
Follow Pasang Iklan
D

disclaimer: Bumigurindambersyariah.com memberikan ruang bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan yang khas memenangkan opini Islam serta memihak kepada kaum Muslim.

Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain.

Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan Bumigurindambersyariah.com. Silakan mengirimkan tulisan Anda melalui link ini kirim Tulisan

❤ KLIK

Support Dakwah Bumigurindambersyariah.com

Donasi akan mendanai biaya perpanjangan domain dan aktivitas dakwahnya.

Formulir
Tautan berhasil disalin